************************************************************************************************************************************************************************************

************************************************************************************************************************************************************************************

************************************************************************************************************************************************************************************

************************************************************************************************************************************************************************************

************************************************************************************************************************************************************************************

Pages

Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Selasa, Mei 15, 2012

saaT sunyi

saat sunyi sepi seperti ini
entah kenapa bahagia sekali rasanya
seakan dunia milikku sendiri
aku bisa bebas…menjadi apa yang ku mau
mencari serpihan hariku yang berserakan
dan ku rangkai dengan bingkai apik diriku apa adanya
sendirian dalam sunyi…
mungkin pelarian kalian fikir
tapi..saat sunyi seperti ini
benar-benar aku rasa sentuhan jiwa ini
mengalir dalam darah dengan gemulai
terasa hidup seakan di nirwana VIP
bebas terawang bintang malam dengan teropong sunyiku
menari sesuka hati dalam pesta sepiku
dan duduk manis memikirkan mereka yang aku cintai
saat sunyi sepi seperti ini
terasa kalbu begitu damai
menyentuh batin yang lelah
membawa sukma jauh ke tempat indah
saat sunyi sepi seperti ini
aku merindukan_mu
dan Tuhan_ku

Minggu, April 22, 2012

SAKITNYA

Sepisau sepi seikat duri.
Betapa ngeri kau khianati.
Hanya waktu sebentar aku bisa mencintaimu.
Tetapi waktu seumur hidup untk melupakanmu.
Seribu bintang berkilau.
Tak bisa satu pun jamahku menahan sakit.
Mungkin cintaku bagimu.
Tak lebih sbuah cahaya lilin.
Redup dan bersinar.
Di ribuan cahaya terang lainnya.

Tapi ku minta...
Biarlah cahaya itu tetap nyala dihatimu.
Bila suatu saat bersinar kembali.
Akan bersinar terang lebih cahaya lainnya.

BIARKAN HATIKU MENANGIS


Biarkan hatiku menangis

Sekali ini saja…
Kumohon…
Biarkan jiwaku berkecamuk…
Dengan Detak hentakan …….
Yang memilukan
Sekali ini saja…
Kumohon..
Dengarkan..
Rintihan hati ini bersenandung pilu
Bersama angin tenggara
Yang menggetarkan kalbu…
Dan…
Setelah itu…
Kumohon…
Jangan Biarkan jiwaku diam dan Mati
Karena alasan yang memilukan…Sekali ini saja…
Dengarkan…
bisakah aku mendapatkanmu
karena kita seperti matahari dan bulan
ketika aku berjalan sendirian sejak pagi
aku melihatmu bangkit dari timur
bersinar lembut dan tenang
aku terpukau
dan seketika langit merona
tapi hanya itu saja
kita bertemu hanya disaat senja tak pernah bicara
lalu saat malam
kau bercanda dengan bintang
Sedangkan aku sendirian tak pernah kau temani aku menangis
kau tak pernah bahagia tuk temani aku tertawa
walau kau memelukku begitu mesra
tapi kumerasa hanya semetara
jantung kita tak pernah berdetak bersama
dalam pelukan yang begitu erat
pelukanku hanya mendekatkan wajah kita
dan hanya nafasmu yang menyapu wajahku
Belum cinta yang meresap ke dalam hati kita
bukan damai yang menghapus raut merahku
tapi melihat wajahmu
merasakan beban hidupmu
dan mengikuti setiap langkahmu
aku tahu bahwa ada sisi hatimu yang belum tersentuh
aku sadar bahwa kau membenci hidupmu saat ini
tapi aku ragu
akankah aku mampu
biarlah aku berjalan semampuku
kenyataan akan berubah seiring waktu
dan bila hadirku mampu untuk menuntunmu kuharap simpati takkan berubah menjadi empati
tapi bila ada takdir maka siapkan dirimu untuk menerimaku
andai kenyataan ini bisa ditaburi dengan mimpi
pasti kau akan tahu
jika di hatiku telah kusiapkan peraduan untukmu
telah kubangunkan sebuah istana megah
dan taman yang takkan terbayang di mata manusia
andai kan bisa pasti aku takkan hanya bermimpi
kau pasti takkan melihat betapa menyedihkannya aku
yang kau lihat adalah sesosok pria yang sepintas terlihat sempurna
tiap malam hanya kau yang ingin ku temui
hinggaku hanya bermain dalam taman mimpi
menanti dan berharap
kau mau bermain denganku
menemaniku yang sendiri tanpa mu
biarlah walau ketika kupegang tanganmu
semua itu terasa damai dan perlahan kau terurai
menyilaukan dan hilang….tinggal lamunan
aku tak mau lelap selamanya
hanya untuk memimpikanmu
biarlah aku kekal selamanya untuk memilikimu
dalam diammu tak terdengarkah hatiku menangis tersedu
semua karena dirimu
walau kusadari aku tak tahu mengapa aku menangis
padahal kau tak pernah sedih untuk menemani aku menangis
dan kau tak pernah bahagia untuk menemani aku tertawa
aku tak tahu lagi dengan apa cinta ku gambarkan
dan dengan apa kemauanku ku tunjukkan
Ku mohon jangan kau patahkan semuanya
dan janganlah kau berkata teruslah bermimpi
namun kuingin mendengar kau tuk selalu disisiku dan
Mewujudkan semua ini

Rabu, April 11, 2012

Tulus

Ketulusan hati
Sentuhan warna mu berikan keindahan
Sejuta pesona terlihat walau tak pernah terucap
Bagai malam nan elok saat semua terangkai

Di dalam sebuah mimpi
Hingga tiada rasa letih
Ketika ku terbangun dari lelap tidur ku
Seketika pula teringat sebuah senyuman
Yang setia menemani disetiap benak ku
Mesti nanti senja kan mengikis asa ku

Namun tak akan buat ku beralih
Untuk selalu ada bersama
sebuah ketulusan
Di atas ketangguhan hati

````,,Senyum,,````

Senyummu

Terlintas di benakku akan senyum manis mu
Terukir senyummu di khayal ku
seakan engkau berada di depanku

Senyum mu begitu memukau hati
Aku terhanyut dalam senyum manismu
Senyum mu memberiku rasa yang berbeda
Rasa yang membuat hari-hari ku
menjadi bermakna

senyum mu seakan tak terlewatkan
dalam setiap detik waktu yang ku lalui
dalam setiap ingatan yang ku bayangkan
karena engkau adalah senyum terindah ku
tataan,,1992,afril2012

Selasa, April 10, 2012

~~::** Siapa Aku **::~~


. , . Inilah aku
Bagai sebait puisi lusuh
Yang terbuang
... Hanya menikmati dunia
Dari sudut sudut remang
Jauh dari terang

. , . Inilah aku
Yang selalu tegar
Walau sejatinya sangat rapuh
Tuk sekedar kau sentuh

. , . Inilah aku
Mencoba lepas tertawa
Sembunyikan duka
Meski hati pilu tiada jeda

. , . Inilah aku
Yang hanya se onggok asa
Mendambakan cinta setia
Bukan lagu rayu sandiwara
Para pengagung cinta

. , . Inilah aku
Hanya semilir angin
Yang sekedar dapat kau rasa
Namun tak dapat kau baca

. , . Inilah aku

Kamis, Maret 08, 2012

❤❤Kala Cinta❤❤Tak Terbalas❤❤

Pernahkah kamu merasakan bahwa kamu mencintai seseorang meski kamu tau dia tak sendiri lagi
Meski kamu tau cintamu tak terbalas tapi kamu tetap mencintainya . ,,,,????

Pernahkah kamu merasakan bahwa kamu sanggup melakukan apa saja demi seseorang yang kamu cintai meski kamu tau dia takkan pernah peduli ataupun mengerti . ,,,???

Pernahkah kamu merasakan hebatnya cinta ,,,?????
Tersenyum kala terluka
Menangis kala bahagia
Bersedih kala bersama, dan tertawa kala berpisah

Aku pernah..........

Aku tersenyum meski terluka
Karena kuyakin Tuhan tak menjadikannya untukku .
Aku pernah menangis kala bahagia
Karena aku takut kebahagiaan cinta ini akan sirna begitu saja .

Aku pernah bersedih kala bersama
Karena aku takut aku akan kehilangannya suatu saat nanti, dan...
Aku juga pernah tertawa saat berpisah dengannya
Walaw kadang aku sedih bila jauh darinya
Karena sekali lagi, cinta tak harus memiliki dan aku yakin dia bahagia bersamanya
Dan Tuhanpun telah menyiapkan cinta yang lain untukku .

Aku tetap bisa mencintainya
Meski dia tak dapat kurengkuh dalam pelukanku
Karena memang cinta ada dalam jiwa, dan bukan ada dalam raga .

Jumat, Januari 13, 2012

Cinta dari Kejauhan

BIla malam semakin malam
Bila kamu sudah mau bobok
Selamat istirahat, yayang
Sweet dreams, my baby
Sleep tight, my dear
Cepat sembuh ya
—
Aneka lagu untuk mu dimalam sepi ini:
Dari hati (Club Eighties),
Hanya ingin kau tahu (Republik)
Ingat kamu (Maia),
Janji Suci (Yovie Nuno),
Sempurna (Andra)
Tapi jangan lagu “Kesempatan Kedua”
Karena kesempatan kedua, tak pernah ada
—
Bila batuk pilek mu telah pergi menjauh
Kita kan pergi makan bersama
Pesan apa pun yang kamu suka
Minum jus buah, es krim, milkshake ….
Cake Ice, Black Forest …
Jangan lupa kentang goreng kesukaanmu.
Semuanya enak, selama dinikmati berdua
Jangan pernah takut sama badan “gemuk”
—
Sayang, kalau badanmu pegal dan letih
Izin aku memijit leher, pundak dan tanganmu
Agar segar dan nyaman, dan menyenangkan
Kamu suka dengan apa? Olive Oil, Lavender atau lainnya …
Tidurmu pasti nyenyak, bangun pagi pasti seger banget
Sayang kamu jauh disana, ku hanya bisa menatapmu
Kau yang hanya hadir dalam mimpiku saja
—
Andaikan aku di dekatmu malam ini
Aku kan keramaskan rambutmu
Memijatmu perlahan dan  lembut
Agar badan mu kembali segar
Setelah seharian bekerja sampai malam
Kubuatkan coklat susu kesukaanmu
Kusiapkan piyama putih mu yang seksi
Kamu begitu cantik bagai dewi di malam itu
Mudah-mudahan aku tidak sedang bermimpi malam itu
—
Setelah mandi dan bersih-bersih,
Enak nian nonton TV berduaan
Apalagi saat kamu berbaring manja di dadaku
Aku dapat merasakan wangi rambutmu
Kubelai lembut dan perlahan, helai demi helai
Kamu tersenyum manja dan menggoda
Mudah-mudahan aku tidak bermimpi malam itu
—
Bila malam semakin larut
Bila mata kita saling tatap
Dagdigdug jantung berdegup
Hitam bola matamu begitu mempesona
Berbinar cerah ceria
Kamu begitu cantik malam itu
Mudah-mudahan aku tidak sedang bermimpi
—-
Andai kan aku di sisimu malam itu
Akan kubukakan lotion dan wewangian itu
Kutuangkan ke telapak tangan mu
(sampai disitu saja, belum boleh lebih jauh,
mungkin setelah engkau menjadi milikku nanti)
Semuanya akan menjadi lebih seru setelahnya
Tapi kuharus tetap sabar menanti saat bahagia itu
—
Wangimu begitu terasa
Piyama putih membuatmu semakin mempesona
Andai aku disana malam itu,
Ingin aku menyisir rambutmu
Menatap bola matamu sepuasnya
Mengecup kening dan pipimu dengan penuh kasih
Agar kamu segera tertidur lelap dalam pangkuanku
—
Wajah bersih, tanpa polesan make-up
Kamu tetap, cantik walau malam telah larut
Bias cahaya lampu dari ruang tamu,
Membuat wajahmu semakin ayu dan eksotis
Bibir merahmu begitu merekah
Mengembangkan senyum manja
Membuat dadaku berdebar kencang
Uuuuuucchhh … aku merindukanmu
—
Andai Aku dapat menggenggam jemarimu yang lentik
Dan kemudian merangkul pinggangmu dengan mesra
Tubuhmu yang mungil begitu dekat dengan ku
Desah nafasmu, begitu hangat memburu
(ngga bisa kulanjutkan, aku belum berani)
—
Tidur sendirian begitu menyiksa jiwa
Kini aku tak sendiri lagi, ada kamu bersamaku
Malam menjadi saat yang dinanti berdua
Tuk memadu kasih, melepas segala kerinduan
Berpelukan, becanda, kitik-kitikan, perang bantal …..
Oh Asyiknya, Dua Insan yang sedang bercinta
Semuanya terasa indah, berpadu satu dalam kehangatan abadi
—
Kutatap wajah kekasihku,
Bibirnya merah, tersenyum manja
Matanya menatapku dengan mesra
Membuatku terpesona, salah tingkah,
Kupeluk kekasihku, seakan tak ingin berpisah
—
Met bobo ya, Yayang
Damai rasanya tidur bersamamu
Walau kau jauh, tapi terasa dekat
Bahkan serasa memelukmu
hangat dan wangi

Jatuh Cinta Di Pagi Hari

Pagi yang cerah dan bersinar
Senyum manis di bibir merahmu
Ingin rasanya kukecup keningmu,
Tanda kasihku padamu
Andai saja kau ada disini
Mengusir sepiku di pagi ini

—
Matahari pagi bersinar cerah
Menyinari dua hati yang sedang memadu kasih
Memberikan kehangatan cinta
Cahayanya membuat senyum kekasihku
Bertambah mempesona dan menggoda
Andai kamu disini pagi ini …
—
Semilir angin pagi menyejukkan
hati yang sedang kasmaran
Rambutmu yang panjang tertiup angin,
Menebar wangi dan pesona
Menambah romantis suasana
Ingin rasanya membelai rambutmu.
Dan melihatmu bermanjaan
Dalam pelukan hangatku
—
Hmmmmm apa kata Dunia
Ketika kau menyandarkan kepalamu ke bahuku
Wangi dan hangatnya terasa,
hingga kelubuk hati yang paling dalam
Getar-getar asmara dari insan yang sedang
Memadu kasih di pagi hari
Indah dan romantis sekali
Uuuucchh kamu itu ngangenin sekali ….
—
Hmmmm apa kata Dunia
Ketika kupeluk tubuh mungilmu
dengan mesra dan penuh kasih sayang
Dalam pelukan, terasa semuanya indah,
Berbunga dan berseri
—
Hmmmm apa kata Dunia
Ketika dua mata bertatapan mesra dan begitu dekat
Kulihat hitam bola matamu, yang
Memancarkan kejujuran dan ketulusan hati
Sinar mata kekasihku,
Memberikan kedamaian dan semangat
—
Hmmm apa kata Dunia
Ketika matamu terpejam
Dan kita sudah begitu dekat
Bibir merahmu tersenyum mesra
Dan sedikit bergetar
Kudapat rasakan desah nafasmu, hangat
Bibirku dan bibirmu semakin dekat
Bila keduanya telah menyatu
Tak ada kata yang terucap
—
Terimakasih Tuhan,
Atas anugrahmu pada kami berdua
Kau hadirkan rasa cinta dan kasih
Antara aku dan dia
Semoga abadi dan selamanya
—
Terimakasih Tuhan,
Atas kemurahan rahmat dan kasihmu
Semoga rejeki dan lindungan Mu
Terus Kau berikan kepada kami
Kami lemah, dan dalam kekurangan
Semoga rasa saling cinta kami dapat menjadi kekuatan
Di hari ini dan di masa yad.

Bersama Cinta Menikmati Keheningan Malam

Cantik.
Malam-malam begini sendirian di kamar,
aduh betapa tersiksanya aku,
Enaknya nonton TV berduaan denganmu
Sambil kau tiduran di dadaku,
Agar aku dapat merasakan
Wangi rambutmu

—
Sayang.
Ku tahu kamu lelah dan sepi malam ini
Ingin kupeluk erata tubuhmu,
untuk mengusir dinginnya malam.
Kukeceup mesra bibir merahmu

tuk menambah kehangatan
Dua hati telah berpadu satu
dalam gelora asmara
—
Kasih,
Bila malam semakin malam
Kuingin tetap memelukmu, tak kan kulepas.
Ku tahu kau pun ingin selalu berada
dalam dekapan hangat ku
Terasa banget,
begitu nyaman, damai dan hangat.
—
Kasih,
Ingin rasanya aku mengajakmu jalan-jalan berduaan di malam ini
Di bawah sinar bulan kita berpegangan tangan, berangkulan
Tertawa dan bercanda berdua
Menyusuri jalan-jalan dan lorong kota
Di tikungan jalan, di bawah temaram lampu merkuri
Kita berhenti, mata perpandangan
Kukecup bibirmu, mesraaaaaa sekali
—
Sayang,
Kamu terlalu cepat tertidur
Padahal malam begitu indah
Dan sepinya begitu menggoda
Bersama kita bisa
Menikmati kehangatan malam
Setelah letih bekerja seharian
—
Sayangku,
Jalan-jalan berduaan
Menikmati sepi dan dinginya malam
Tanganku melingkar mesra di pinggangmu
Tak terasa sudah lewat jam 12 malam
Ketika kucium keningmu
Tanda Cinta Kasihku, khusus untukmu
—
Kekasihku,
Ku tahu kau letih dan mengantuk,
Ingin segera bobok dan bermimpi
Aku mencoba mengerti, walau berat rasanya
berpisah dengan mu di malam yang syahdu ini
Boboklah, kekasihku
Aku senantiasa menemani di sisimu
—
Cintaku,
Di bawah temaram cahaya lampu kamar
Kulihat matamu terpejam, namun belum tertidur
Bibirmu merekah menahan senyum
Dan kamu terlihat sangat cantik, bak seoarang dewi
Membuat jantungku berdebar kencang
Ingin rasanya mencium bibirmu
Selamat tidur sayang …
—
Kekasihku,
Melewati malam panjang berduaan,
Alangkah indah dan romantisnya.
Terasa di seluruh panca indera
MATA. Puas berpandangan mesra
HIDUNG. Menikmati wangi rambutmu
KULIT. Merasakan halus dan lembutnya sentuhanmu
TELINGA. Mendengarkan senandung lagu yang
kau dendangkan, dan juga desahan nafasmu
BIBIR. Pusat dari segala keindahan dan kemesraan.
—
Kekasih kecilku,
Di saat tubuh letih
Sentuhan penuh kasih sayang adalah obatnya
Kasih, bila kau ijinkan
Mau rasanya aku balurkan lotion itu

Dan memijatmu lembut dan perlahan
Kakimu, lenganmu, bahumu, punggungmu, dst.
Agar jiwa dan ragamu kembali
fresh dan nyaman.
—
Kasih,
Malam itu kamu begitu cantik, ayu dan mempesona
Balutan baju tidurmu yang berwarna cerah
dan tipis menerawang – begitu seksi
Membuat jantungku berdegup kencang.
Rambutmu yang hitam terurai
Menambah hangat suasana malam
Ingin rasanya aku mengendong tubuhmu
dengan penuh sayang dan membawamu lari.
—
Subuh-subuh begini
Dingin dan sejuknya terasa banget
Uuuccchhh enaknya bobo lagi
Sama-sama berpelukan di bawah selimut
—
Pagi-pagi begini
Dingin-dingin begini
Enaknya kembali tidur bersama kekasihku
Kedekap dan kupeluk mesra dirimu dari belakang
Hmmm terasa semerbak wangi sampomu.
Bermanjaan dan bermalas-malasan di bawah selimut
Semakin dekat, semakin hangat
Dan jantung berdegup semakin kencang
—
Tuhan,
Terimakasih telah melambungkan khayalanku jauh kesana
Terimakasih telah menghadirkan seorang gadis cantik dalam mimpi-mimpiku
Begitu indahnya jatuh cinta di keheningan malam ini


Melewati Malam Menyambut Pagi

Dearest Kekasihku
Di tengah kesunyian malam
Jam dinding berdentang perlahan
Sudah lewat jam 12 malam
Hari telah berganti
Usia bertambah
Benih kasih terus tumbuh.
Mudah-mudahan lestari
—
Dearest Kekasihku
Sampai kapan kita dapat menahan rasa itu di dalam hati.
Menjadi sekedar sahabat virtual sejati
atau menjadi kekasih yang nyata
Kekasih yang dapat disentuh dan dimanja
Sabar ya Kekasihku
Berdoalah
Semoga yang terbaik yang Tuhan pilihkan kita
—
Dinginnya semilir angin pagi
terasa membekukan hati yang kian merindu.
Kutahu kau pun tak ingin sendiri di pagi ini.
Mudah-mudahan kesendirian ini segera berakhir
—
Uuuuch dinginnya pagi.
Ingin rasanya segera mentelpon mu.
Walau kamu jauh disana dan aku disini,
ngobrol berduaan dan berkasih2an
Tetap terasa hangatnya
Bersama ingin tenggelam dalam dekapan,
melewati pagi berdua di bawah lembutnya selimut.
Uuuuch kenapa kau masih betah jauh disana.
—
Umur dan rejeki telah IA tetapkan.
Setiap pagi aku berdoa agar kita berdua
diberi umur panjang dan rejeki yang cukup
Setiap langkahku semoga tidak pernah menyimpang
Dan semoga aku tidak pernah menyakiti hatimu, bidadari kecilku
Semoga kesucian hati tak ternoda.
Amin